5 Kesalahan Terbesar dalam Membuat Marketing Plan untuk Bisnis Restoran

Sama dengan bisnis lainnya, bisnis restoran juga akan mengalami fase naik dan turun. Ada banyak hal yang mungkin akan terjadi dan tidak bisa dihindari, namun Anda dapat meminimalisir kerugian yang mungkin kerjadi.

Bagaimanakah caranya?

Tentunya dengan perencanaan yang matang. Sebelum membuka sebuah restoran, pastikan Anda memiliki marketing plan atau perencanaan pemasaran. Dengan ini, Anda dapat mengetahui apa yang akan Anda lakukan, siapa target marketing Anda, iklan seperti apa yang tepat, harga yang tepat, promosi apa yang sesuai, budget pemasaran dan lain sebagainya.

Sebelumnya, kita telah membahas cara membuat marketing plan untuk restoran, maka, kali ini kita akan membahas 6 kesalahan terbesar dalam membuat marketing plan untuk bisnis restoran disadur dari Toast.

Anda Tidak Tahu Siapa Target Marketing Anda

Kesalahan paling fatal adalah Anda tidak mengetahui kepada siapa Anda akan mempromosikan restoran Anda. Segera coret dari daftar jika saat ini Anda menargetkan ‘semua orang’ menjadi pelanggan Anda.

Kegiatan marketing yang Anda lakukan akan lebih efektif dan efisien jika Anda telah memiliki target yang spesifik dan sesuai. Semakin detail, maka semakin baik.

Anda dapat membuat catatan, seperti:

  • Usia
  • Pendapatan
  • Lingkungan tempat tinggal mereka
  • Informasi demografis umum.

Setelah itu, Anda dapat meneliti lebih kearah psikografis. Psikografis artinya lebih ke arah prilaku seseorang. Seperti:

  • Mobil apa yang mereka gunakan?
  • Toko apa yang biasa mereka datangi?
  • Jenis musik yang biasa didengarkan?
  • Hobi mereka?

Anda mungkin membutuhkan waktu untuk mengumpulkan data-data ini. Namun, percayalah kegitan marketing Anda akan lebih mudah jika Anda mengetahui secara detail siapa sebenarnya pelanggan Anda. Anda lebih mudah untuk menyesuaikan harga, promosi, potongan harga, dan konsep secara keseluruhan.

Anda Tidak Tahu Siapa Pesaing Anda

Setiap bisnis pasti memiliki pesaing, begitu pula bisnis Anda.

Meskipun Anda telah memiliki konsep yang membedakan Anda dengan yang lain, namun tidak menutup kemungkinan masih ada restoran dengan konsep yang hampir serupa dan lebih diminati pelanggan. Anda perlu melakukan analisis kompetisi pasar. Bagaimana caranya? Anda harus mengumpulkan 3 sampai 5 restoran yang dianggap pesaing dan memetakan apa saja yang akan dibandingkan.

Apakah Anda harga tertinggi di pasar? Harga terendah? atau ditengah-tengah. Bagian dari mengembangkan rencana pemasaran restoran yang efektif adalah mengetahui di mana posisi merek Anda melalui harga. Anda bisa mencari tahu tentang pesaing Anda dengan cara seperti disini: Ketahui Seluk Beluk Bisnis Pesaing dengan 6 Cara Ini

Penting untuk mengetahui persaingan, tetapi jangan terobsesi dengan mereka. Anda hanya perlu mengetahui posisi Anda dan berusaha agar tidak kalah dengan mereka. Maka, Anda hanya harus berkreatifitas dan mencari cara yang paling efektif untuk meraih hati para pelanggan.

Anda Tidak Tahu Misi Anda

Salah satu cara agar bisnis Anda meraih puncak kesuksesan adalah mengetahui misi Anda. Mengapa Anda menjual item ini? Apa yang ingin Anda sampaikan? Apa niat Anda? Dengan mengetahui misi Anda, maka akan lebih mudah untuk menentukan jalan untuk menggapai misi tersebut.

Sebagai contoh:

  1. Apa yang Anda jual? Makanan Sunda.
  2. Bagaimana Anda melakukannya? Menjual berbagai macam makanan sunda dengan berbagai pilihan sambal yang lezat. Juga, menghadirkan suasana khas pedesaan Jawa Barat di restoran. Sehingga menghadirkan pengalaman bersantap dengan unsur tradisional yang menyenangkan.
  3. Kenapa Anda melakukannya? Anda tumbuh di Jawa Barat dan keluarga Anda adalah keturunan asli Sunda. Sejak kecil nenek Anda sering memasak masakan Sunda dan memiliki resep sambal turun menurun yang sangat lezat. Makanan yang membuat Anda selau merindukan kampung halaman. Jadi, misi Anda adalah berbagi rasa dan membagikan pengalaman bersantap dengan suasana yang menyenangkan seperti yang pernah Anda rasakan dulu kepada dunia.

Jika sudah mengetahui misi Anda, maka Anda dapat memasukannya ke dalam unsur-unsur pemasaran, seperti logo, tagline hingga keseluruhan konsep pemasaran.

[10 Ide Program Loyalitas Pelanggan]

Anda Tidak Tahu Nilai Anda

Mungkin tidak tampak jelas, tetapi strategi penetapan harga yang solid adalah salah satu aspek paling penting dari rencana pemasaran restoran.

Misalnya, Ada dua restoran Italia berjarak sekitar 3 mil. Yang satu menjual pasta bolognese seharga Rp 50.000,-, yang satu lagi menjual seharga Rp 55.000,-. Keduanya sama-sama memiliki dekorasi, pelayanan dan pilihan menu yang hampir mirip. Pertanyaannya mengapa restoran kedua berani untuk menjual harga lebih tinggi? Tentunya karena restoran tersebut mengetahui nilai mereka. Sehingga, mereka berani menjual harga yang lebih tinggi dengan kualitas yang dijamin lebih baik.

[4 Alasan Mengapa Program Loyalitas Pelanggan Penting untuk Bisnismu]

Anda Tidak Tahu Dimana Anda Mengiklankan

Salah satu lagi kesalahan yang paling fatal adalah tidak tahu saluran untuk mengiklankan. Ada banyak saluran promosi yang bisa diandalkan, yakni media cetak, elektronik dan media online. Anda bisa memilih mana yang paling sesuai dengan target marketing Anda.

Jika media cetak dianggap tidak terlalu efektif, maka Anda bisa mengandalkan media online. Terutama jika target Anda adalah anak-anak muda atau kaum millennial. Pilihan yang murah dan efektif adalah media sosial, yakni instagram, twitter dan facebook. Anda juga bisa membuat blog khusus untuk restoran Anda dan memaksimalkan penggunaan e-mail marketing.

[6 Ide E-mail Marketing]

Ide lainnya yang kalah menarik adalah membuat sebuah video yang menonjolkan brand Anda digabungkan dengan cerita ataupun konsep yang unik, manis dan menarik. Sebagian besar media sosial saat ini memungkinkan untuk mengupload video, namun Anda juga bisa memasukan ke dalam platform video yang memiliki jutaan pengguna seperti Youtube.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *