Bisnis Kecantikan: Alasan Kegagalan yang Paling Sering Terjadi dan Cara Mengantisipasinya

Maraknya bisnis di dunia kecantikan pasti membuat Anda berpikir betapa menguntungkannya bisnis tersebut. Apalagi fakta bahwa wanita masa kini cukup sadar untuk merawat kesehatan kulit dan rambut mereka.

Walaupun cukup diminati oleh para pelanggan, namun membangun dan mempertahankan bisnis kecantikan (salon, spa, dan klinik kecantikan) juga tidaklah mudah. Sama seperti bisnis lainnya, bisnis yang baru berjalan harus berusaha agar tetap bertahan diantara persaingan yang semakin ketat. Terlebih adanya penelitian yang mengatakan bahwa banyak bisnis baru hanya bertahan sekitar 18 bulan sejak dibangun.

Tentunya ada banyak alasan mengapa bisnis baru mengalami kegagalan, seperti kondisi pasar (persaingan bisnis, kenaikan harga), masalah pembiayaan, masalah terkait pajak, perencanaan yang buruk, kesalahan pengurusan, dan masalah lainnya.

[Rahasia Sukses untuk Bisnis Salon dan Spa]

Selain alasan-alasan diatas, The SBA Online Women’s Business Center menunjukan beberapa penyebab kegagalan yang sering terjadi seperti berikut ini:

  • Cadangan kas yang tidak memadai. Anda setidaknya membutuhkan cadangan uang untuk enam bulan kedepan hingga bisnis Anda mulai menghasilkan keuntungan.
  • Tidak jelas mendefinisikan dan memahami pasar Anda, pelanggan Anda, dan kebiasaan membeli pelanggan Anda.
  • Gagal menetapkan harga produk atau layanan Anda dengan benar. SBA mengatakan Anda dapat memberikan harga yang termurah atau terbaik, tetapi jika Anda mencoba untuk memberikan keduanya, maka Anda akan gagal.
  • Kegagalan untuk mengantisipasi arus kas secara memadai.
  • Kegagalan untuk mengantisipasi atau bereaksi terhadap persaingan, teknologi, atau perubahan lain di pasar. Terkadang mungkin Anda terlalu sibuk untuk memperhatikan keadaan di sekeliling Anda. Namun, Anda tetap harus memperhatikan perubahan teknologi, persaingan, karakter pelanggan, dan keadaan pasar. Jangan sampai Anda dikesampingkan hanya karena dianggap kurang mengikuti selera dan jaman.
  • Percaya Anda bisa melakukan semuanya sendiri. SBA mengatakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi para pengusaha adalah mempercayakan dan mulai mendelegasikan kepada karyawan yang dipercaya. Anda tidak dapat melakukan semuanya sendiri — Anda dapat memperoleh bantuan dari mereka yang memang terpercaya dan mampu mengemban tanggung jawab yang diberikan.

[8 Tips Menghadapi Pelanggan yang Menyulitkan]

Lalu, apa yang harus dilakukan oleh pemilik salon atau spa pemula? Pada awalnya Anda memang harus membekali diri dengan berbagai ilmu tentang dunia bisnis dan dunia kecantikan. Pengetahuan dan informasi tentang bisnis ini dapat diperoleh melalui pendidikan (misalnya mengambil kuliah bisnis, kursus, workshop ataupun dari orang-orang telah berpengalaman). Begitupula dunia kecantikan, cari tahu dan gali sebanyak-banyaknya informasi tentang apa yang sedang tren, teknologi apa yang tercanggih, apa hasil yang diharapkan pelanggan dan yang terakhir adalah harga untuk pelayanan tersebut.

Dengan memiliki ilmu dan pengetahuan yang cukup maka, Anda diharapkan mampu mengantisipasi tantangan dan permasalahan yang mungkin terjadi. Anda juga akan lebih mahir dalam menentukan jalan untuk kegiatan pemasaran ataupun promosi.

Akan lebih baik jika Anda menggaji seorang pegawai untuk membantu Anda dalam mengatur menejemen bisnis. Hal ini karena Anda tidak mungkin mengerjakan semuanya sendirian dan Anda butuh orang yang berfokus mengerjakan hal-hal tersebut. Namun, pastikan Anda memang menggaji orang yang berpengalaman dan sudah terdidik. Seperti seorang manager bisnis, akuntan, administrasi dan lain sebagainya. Begitupula dalam mencari terapis atau capster, pilih mereka yang memang sudah ahli dan (jika perlu) yang bersertifikat. Dengan begitu Anda dapat memaksimalkan kinerja bisnis kecantikan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *