Cara Mengelola Banyak Toko

Sempat kepikiran untuk menambah toko atau buka cabang? Pastinya ketika bisnis semakin sukses dan demand semakin luas, keinginan untuk menambah toko pasti ada. Tetapi membuka toko di lokasi baru harus punya persiapan dan pemikiran yang matang, lho, bukan hanya soal memilih lokasi strategis atau modal baru saja. Disadur dari squareup.com, berikut ini adalah 5 pola pikir yang harus kamu miliki ketika mengelola banyak toko.

Eksis di Internet

Konsumen akan memanfaatkan informasi yang tersebar di internet. Mulai dari informasi mengenai barang, harga, hingga lokasi toko. Pastikan bahwa semua tokomu punya informasi yang mudah dijangkau oleh calon pelanggan. Misalnya dengan mencantumkan alamat lengkap dan nomor telepon di halaman Facebook, Instagram, atau situs web milik tokomu. Daftarkan semua toko milikmu di platform dunia maya seperti Google Business Listing yang akan memudahkan calon pelanggan melacak toko terdekat melalui peta dan memunculkan semua toko yang kamu miliki.

Terintegrasi dengan Teknologi

Manajemen banyak cabang sekaligus dalam satu akun dapat kamu lakukan dengan teknologi. Contohnya dengan menggunakan sistem point of sale seperti HelloBill. Sistem yang lebih dikenal dengan nama sistem POS ini merupakan terobosan dalam berbisnis apalagi bisnis ritel. Kamu bisa memantau dan mengelola data tiap toko yang kamu punya bahkan yang jauh sekali pun. Ada pula laporan bisnis yang dapat kamu lihat dengan hanya melalui satu akun saja.

[Sistem POS untuk ritel? Apa saja keuntungannya?]

Komunikasi itu Penting

Komunikasi dan transparansi menjadi faktor yang amat penting jika kamu punya banyak toko. Komunikasi yang buruk akan langsung berdampak pada praktik di lapangan dan akan berimbas langsung ke reputasi bisnis. Kamu juga butuh memastikan bahwa di antara para staf, terjadi komunikasi yang baik dan jelas apalagi antara satu toko dengan toko yang lain. Hal ini penting untuk menghindari kompetisi yang tidak sehat antar toko yang kamu miliki.

Maka dari itu, budaya gathering, kumpul-kumpul, atau sekedar grand meeting dengan semua staf dari semua toko perlu untuk dipelihara. Dengan kegiatan tersebut, kamu bisa mengenalkan produk baru, perubahan atau inovasi baru, hingga mengenalkan staf dengan satu sama lain. Sampaikan pula bahwa visi yang dikejar bukanlah kemajuan toko yang dikelola masing-masing staf, melainkan bisnis yang ditekuni bersama.

Manajemen Staf

Tantangan terbesar ketika memiliki banyak toko adalah kamu tidak bisa berada di tiap toko secara bersamaan. Maka untuk mengawasi operasional dan performa staf, biasanya dikerahkan seorang perwakilan manajer di tiap cabang. Tetapi sebenarnya tidak cukup sampai di situ. Kamu pun perlu manajemen staf yang terukur dan akurat. Dalam sistem POS modern, fitur staff monitoring dapat dijadikan solusi untuk memaksimalkan manajemen staf. Tidak hanya masalah absensi, melalui fitur ini kamu dapat melihat seluruh riwayat transaksi dan pekerjaan yang dilakukan oleh tiap staf di tiap toko.

[Bagaimana HelloBill mengatur manajemen stafmu?]

Kontrol Inventaris

Inventaris merupakan perkara paling besar dalam bisnis ritel dan harus diperhatikan secara lebih detail dan serius. Selain itu, tentunya tiap toko membutuhkan stok yang berbeda-beda sehingga, sekali lagi, monitoring stok inventaris amatlah penting. Ada banyak cara efektif untuk mengontrol inventaris, salah satu caranya, lagi-lagi, melalui bantuan sistem POS. Fitur stock monitoring dalam sistem POS dapat meringankan pekerjaanmu dalam memantau barang sekaligus mengetahui lalu lintas barang masuk dan keluar. Mudah bukan?

[Kesalahan inventaris yang mungkin kamu lakukan]

Baik sudah memiliki banyak toko atau belum, perhitungan untuk punya multi-toko harus dipikirkan secara matang. Mengekspansi bisnis memang menggiurkan tetapi jangan lupa siap-siap dengan kerepotan yang akan ada di depan mata. Semoga tip di atas membantu dan selamat bekerja di banyak tempat!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *