5 Kesalahan Desain Menu Restoran yang Harus Dihindari

Menu merupakan elemen penting dari suatu restoran. Sebelum memesan makanan, pelanggan akan melihat menu terlebih dahulu, setelah itu baru melakukan pesanan. Menu tidak hanya sekedar memberikan informasi, melainkan juga mempengaruhi keputusan pembelian.

Agar semakin efektif mendorong penjualan, desain menu harus diperhatikan. Menu ini harus informatif, mudah di mengerti dan memiliki desain yang baik. Berikut ini adalah 5 kesalahan desain menu restoran yang harus kamu hindari, dikutip dari Toast.

[Pentingnya Memperbaharui Menu Restoran]

Terlalu Banyak Item Menu

Item menu yang terlalu banyak malah akan membingungkan pelanggan. Meskipun restoranmu menawarkan banyak sekali item menu, kamu juga harus memastikan daftar menu tidak terlalu panjang. Mengapa itu tidak efektif? ketika membaca menu yang panjang, pelanggan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memilih-milih dan memesan. Itu artinya, kamu akan lebih lama melayani mereka dan membuatmu kerepotan apabila antrian restoran sedang ramai.

Solusinya adalah mensortir terlebih dahulu menu-menu yang akan dimasukan ke dalam daftar. Menu-menu yang tidak menjadi favorit atau tidak pernah dipesan, lebih baik tidak dimasukan.

sumber: Leebro POS

Poin Harga Terlihat Menonjol

Jangan membuat harga menjadi titik fokus pelanggan, misalnya membuat ukuran font harga menjadi lebih besar atau melingkari harga. Hal ini akan membuat pelanggan lebih fokus melihat harga, sehingga mereka cenderung memilih item yang harganya lebih murah.

Harga seharusnya memiliki ukuran font yang sama dengan teks menu lainnya, juga ditaruh sejajar, sehingga harga bukan merupakan hal pertama yang dilihat oleh pelanggan.

[6 Cara Mengembangkan Rancangan Konsep untuk Bisnis Restoran]

Tidak Mengelompokan Menu

Menu yang baik harus dikelompokan dan diurutkan. Seluruh hidangan pembuka harus berada di satu bagian yang sama, semua pizza atau pasta tercantum bersama, begitupula dengan daftar minuman, dessert, dan sebagainya.

Jangan lupa juga untuk mengurutkan, diawali dengan hidangan pembuka, menu utama, hingga hidangan penutup. Dengan cara ini, menu restoran lebih tertata rapi.

sumber: pinterest

Lampirkan Menu Tambahan

Apabila kamu memiliki menu atau topping tambahan, masukan ke dalam menu. Contohnya, apabila kamu menjual hamburger dan memiliki beberapa topping tambahan (seperti jamur, kentang, keju), masukan topping tersebut ke dalam menu beserta harganya. Kebanyakan restoran mengizinkan pelanggan meminta topping tambahan yang tidak dicantumkan di menu dan memasukan harga secara otomatis di kasir. Namun, apabila menu/topping tambahan ini dimasukan ke menu, kemungkinan permintaannya akan semakin besar karena pelanggan dapat melihat pilihan topping tersebut, jadi jelas lebih menguntungkan untuk restoranmu.

[10 Ide Program Loyalitas Pelanggan]

Tidak Ada Pertimbangan Psikologi

Dengan mempertimbangkan pemahaman dasar psikologi, kamu akan lebih mudah mempengaruhi pelanggan ketika memesan. Misalnya, mempertimbangkan fakta bahwa sudut kanan atas menu merupakan tempat pertama yang di lihat tamu, sehingga kamu dapat menaruh hal-hal penting disitu (logo, nama restoran, tagline, gambar makanan, dan sebagainya).

Penggunaan foto untuk mempromosikan hidangan adalah taktik yang sangat efektif. Menurut FSR Magazine, item yang memiliki gambar/foto menimbulkan ketertarikan hingga 3 kali lebih besar dibanding item yang tidak memiliki gambar/foto.

Jangan lupa juga untuk memilih foto untuk ditampilkan, tidak perlu menaruh seluruh foto item karena itu hanya akan memusingkan pelanggan. Pilih beberapa yang memang spesial (lihat contoh dibawah).

sumber: TGI Friday Aruba

Nah, kelima poin tersebut adalah kesalahan yang harus dihindari saat membuat menu restoran. Selalu ingat bahwa menu yang dirancang dengan baik memiliki potensi untuk memberi dampak nyata pada pengalaman pengalaman pelanggan dan keseluruhan keuntungan Anda. Jadi, tidak ada salahnya memikirkan desain terbaik untuk menu restoranmu ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *