Pentingnya Soft Opening untuk Restoran Baru

Saat semuanya sudah siap dan restoran dapat segera di buka. Ada satu hal penting yang harus diperhatikan, yakni bagaimana caranya mengenalkan restoran kepada khalayak. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah menyelenggarakan Soft Opening yang menandakan bahwa restoranmu telah siap melayani para konsumen.

Sebenarnya, apakah Soft Opening itu penting? Dikutip dari Toast, Brian Shultz menjabarkan empat alasan mengapa Soft Opening penting untuk dilakukan.

Membangun Hype

Restoran dapat menggunakan acara soft opening sebagai review. Para tamu yang hadir dapat membantu mengiklankan restoranmu secara gratis pada saat acara berlangsung. Terutama saat ini sedang trend menggunakan sosial media, seperti instagram, snapchat, facebook ataupun twitter. Kemungkinan para tamu akan mengunduh kegiatan mereka di restoran kita, sehingga secara langsung mereka memberitahukan publik bahwa restoran kita telah buka.

Konsep yang menarik dan kelebihan restoran kita dibandingkan yang lain juga dapat menarik perhatian para pengikut sosial media para tamu tersebut. Sehingga menimbulkan rasa penasaran para calon pengunjung.

Membuat Pendapatan Masa Depan

Soft Opening adalah salah satu cara untuk memperoleh aliran pendapatan di masa depan. Nantinya kamu dapat memberikan kupon untuk beberapa persen diskon, BOGO Deals, dan penawaran menarik lainnya pada tanggal-tanggal tertentu di masa depan.

Ketikan para tamu merasa senang dengan penawaran yang kamu berikan, mereka tidak akan merasa sungkan untuk melakukan pembelian selanjutnya. Bahkan mereka dapat mempromosikan restoranmu kepada orang-orang terdekat mereka untuk segera berkunjung

Saat yang tepat untuk Berlatih

Event Soft Opening adalah saat yang tepat untuk para karyawan untuk berlatih melayani konsumen secara langsung. Mereka akan belajar tentang prosedur dan cara praktek terbaik tanpa harus takut mendapat penilaian buruk dari pelanggan yang ‘sesungguhnya’.

Selain itu, jika ada proses yang tidak sesuai, seperti pesanan keluar terlalu lama, sistem POS, atau managemen inventaris. Inilah saat paling tepat untuk melakukan retool. Kamu juga dapat menilai bagaimana kinerja para karyawan, apakah telah bekerja secara efisien ataupun tidak. Seperti cara apakah memasaknya terlalu lama, resep yang terlampau rumit dan sebagainya.

Kamu juga dapat melihat apakah penempatan furnitur telah tepat untuk jalur keluar masuk ataupun justru membatasi gerak para tamu. Sehingga kamu memiliki kesempatan untuk memperbaiki.

 

Cara mengatasi Food Waste, Yuk baca artikel yang satu ini

Bagaimana Cara untuk Menyelenggarakan Soft Opening?

Nah, Brian Shultz juga menjelaskan bagaimana cara untuk menyelenggarakan Soft Opening. Berikut ini adalah ulasannya.

Siapkan Menu Terbatas

Acara Soft Opening akan lebih simpel dilakukan jika hanya menyedikan beberapa menu. Selain itu, juga dapat meminimalisir terjadinya kesalahan dalam membuat sajian menu. Siapkan pilihan, yang terdiri dari pilihan makanan pembuka, minuman, dan makanan penutup dari menu.

Fokus terhadap Feed-back

Para tamu memiliki penilaian tersendiri terhadap segala aspek, mulai dari makanan yang disajikan, pelayanan, konsep, lokasi, dan sebagainya. Saat Soft Opening adalah saat yang tepat untuk merangkum bagaimana pencapaian restoranmu. Apakah makanannya sudah enak? Pelayanannya sudah memuaskan atau belum? dan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Kamu dapat membuat quesioner yang dapat diisi oleh para tamu dan hadiahkan dessert spesial untuk mereka yang telah mengisi.

Temukan ‘Red Flags’

Soft Opening juga memiliki kelemahan. Saat para tamu membagikan pengalaman mereka melalui sosial media, tidak menutup kemungkinan para kompetitor akan mencontek ide kretif restoranmu. Padahal kompetitor kita tersebut telah buka dan mereka memiliki akses yang lebih cepat untuk mempromosikan produk ‘curian’ mereka tersebut. Tentunya hal tersebut akan sangat mengesalkan.

Yang harus diingat juga adalah para pelanggan nantinya akan sangat kritis dalam memberikan review, jadi Jangan sampai terlewat untuk meminta kritik dan saran dari para tamu. Maksimalkan Soft Opening agar dapat memperbaiki hal-hal yang harus diperbaiki sebelum restoran resmi di buka.

Dan yang terakhir adalah jangan lupa untuk menjadikan Soft Opening sebagai tempat untuk investasi jangka panjang, yakni dengan memberikan kesan yang baik, makanan yang lezat, pelayanan yang apik, hingga promo menarik untuk hari-hari kedepannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *