4 Kunci Emas dalam Membuat Goal-Setting

Sebagai seorang wirausaha, tentunya Anda memiliki tujuan yang sangat ingin dicapai. Hal yang membuat Anda begitu ingin meraihnya dan menempuh berbagai cara untuk mendapatkannya. Baik itu rencana jangka pendek, maupun jangka panjang.

Untuk jangka panjang, mungkin Anda ingin bisnis Anda dikenal di mancanegara, menjadi bisnis besar dan tersebar di seluruh kota, atau menjadi bisnis yang membuka banyak lapangan kerja agar bermanfaat bagi masyarakat. Sedangkan untuk jangka pendek, mungkin Anda ingin menekan pengeluaran, meningkatkan pendapatan, atau mendapatkan pelanggan kelas kakap.

Merealisasikan goal atau tujuan bisnis tidaklah mudah, namun bukan berarti tidak bisa dilakukan. Pertama-tama pikirkan apa tujuan utama dari bisnis Anda, setelah itu Anda dapat memilikirkan cara untuk meraihnya. Untuk lebih memudahkan, Anda dapat menyimak 4 kunci emas dalam membuat penetapan tujuan atau goal-setting, seperti berikut ini:

Tentukan Goal yang Memotivasi Anda

Ketika membuat sebuah tujuan, hal tersebut harus merupakan sesuatu yang sangat Anda ingin raih dan idam-idamkan. Dengan begitu, secara tidak langsung Anda memperoleh motivasi untuk segera melakukan tindakan. Berbeda halnya jika hal tersebut bukan hal yang benar-benar Anda inginkan, bisa jadi Anda tidak terlalu bersemangat dan tidak menikmati prosesnya.

Setiap tujuan yang Anda buat memiliki tingkat prioritasnya masing-masing. Ada yang sangat penting, penting dan tidak terlalu penting untuk jangka pendek. Tugas Anda adalah mengelompokannya ke dalam skala prioritas. Karena Anda tidak mungkin mengerjakan semuanya dalam satu waktu, maka kerjakan satu persatu dari paling prioritas di daftar Anda.

[5 Kesalahan Marketing yang Paling Sering Terjadi]

Tetapkan ‘S.M.A.R.T Goals’

Mungkin Anda sudah pernah mendengar SMART Goals sebelumnya. SMART adalah singkatan dari:

  • Specific
  • Measurable
  • Attainable
  • Relevant
  • Time bound

Kelima elemen dari SMART ini akan semakin memudahkan Anda dalam menetapkan tujuan. Berikut ini kita akan membahas satu persatu:

Specific

Sasaran tujuan Anda harus spesifik. Jika tidak, Anda tidak akan memperoleh cukup arahan untuk melakukan tindakan. Menurut sebuah makalah penelitian dari American Psychological Association, menetapkan tujuan spesifik membuat kinerja yang lebih tinggi 90 persen. Ibaratnya seperti lampu yang menerangi jalan – semakin terang cahayanya, semakin jelas jalan di depan.

Measurable

Measurable berarti terukur. Ada dapat memberikan diri Anda jangka waktu untuk menyelesaikan tujuan Anda. Tambahkan informasi tanggal, jumlah dan sebagainya. Jadi dibanding hanya berkata “kurangi pengeluaran”, Anda bisa mengubahnya menjadi “Kurangi pengeluarakan sebanyak 10% dalam 6 bulan kedepan”. Dengan begitu tujuan Anda memiliki aturan dan ukuran yang jelas untuk diraih.

Attainable

Attainable artinya bisa dicapai. Dalam membuat suatu tujuan atau goal, Anda harus jujur pada diri Anda sendiri. Menetapkan tujuan yang terlampau tinggi dan sulit hanya akan menimbulkan stres. Maka, pikirkan tujuan yang realistis untuk digapai, serta pertimbangkan unsur-unsur lain, seperti sumber daya manusia, dana, teknologi dan unsur-unsur lainnya.

Relevant

Sejajarkan tujuan Anda dengan arah yang Anda inginkan dalam hidup dan karir. Menyeimbangkan kesejajaran antara jangka panjang dan jangka pendek akan membuat Anda lebih fokus dalam mengerjakannya.

Time-Bound

Memiliki jangka waktu berarti Anda memiliki garis finish. Dengan adanya jangka waktu, Anda akan merasa memiliki deadline, sehingga tidak menunda-nunda untuk melakukan pekerjaan Anda.

Tuliskan Tujuan Anda

Ambil secarik kertas dan tuliskan apa saja tujuan Anda dan langkah-langkah untuk meraihnya. Baik itu untuk rencana jangka pendek, maupun jangka panjang. Begitupula setiap Anda memiliki ide untuk langkah-langkah selanjutnya. Lalu, ketika Anda berhasil melakukan satu tindakan, segera berikan tanda check list. Catatan ini akan menjadi pengingat dan membuat Anda merasa bertanggung jawab untuk segera mengerjakan pekerjaan Anda.

[8 Tip staff Training untuk Bisnis Retail]

Pertimbangkan Saran dari Mereka yang Berpengalaman

Jangan hanya berfokus pada hasil, namun juga hargai setiap proses yang dilalui. Anda pasti memiliki rencana dari A sampai Z dan pemikiran dari B,C,E,F, dan sebagainya. Setiap proses yang Anda lalui tentunya memiliki kesulitannya masing-masing. Tahapan yang telah Anda  buat juga mungkin harus diperbaharui dipertengahan.

Harry Mills, CEO The Aha! dan penulis Zero Resistance mengatakan bahwa: “Pengusaha sukses memetakan tujuan mereka untuk mencapainya. Mereka mengembangkan peta untuk mencapai tujuan atau mengatasi ketidakpastian serta mengambil tindakan. ”Sepanjang perjalanan, carilah saran dari rekan-rekan Anda – mantan mitra bisnis, penasihat atau mentor yang tepercaya. Mungkin saja mereka memiliki wawasan yang akan menjadi salah satu kunci kesusesan bisnis Anda.

 

Sumber: Entrepreneur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *