Bagaimana Cara Mengembangkan Bisnis Ritel? Simak 5 Ide Ekspansi Bisnis berikut ini

Katakanlah saat ini kamu telah berhasil membangun sebuah bisnis retail dan penjualannya cukup sukses. Sehingga kini bisnismu tersebut telah stabil dan menguntungkan. Dengan demikian, Tentunya ada keinginan untuk membuatnya lebih berkembang dan meraih lebih banyak lagi pelanggan.

Pada titik ini, maka akan timbul pertanyaan seperti “setelah ini apa?” atau “Bagaimana agar dapat membawa bisnis ini ke tingkat berikutnya?”.

Pada bahasan kali ini, kita akan membahas berbagai cara yang dapat dilakukan untuk memperluas suatu bisnis. Kalau kamu memang ingin mengembangkan bisnismu, maka satu (atau lebih) cara berikut ini mungkin akan sesuai.

Perluas Ke Lokasi Lain

Cara yang satu ini adalah yang paling sering dilakukan, yaitu dengan membuka cabang toko di lokasi lain. Memiliki toko di lokasi lain dapat memperluas bisnis secara offline dan menjangkau pelanggan baru.

Jika kamu memang berniat untuk membuka cabang toko di lokasi lain, maka ada hal-hal yang harus kamu perhatikan agar memperoleh kesuksesan. Ada dua hal yaitu strategi lokal dan komponen bisnis. Mari bahasa satu-persatu:

Strategi Lokal

Memperluas toko baru bukan berarti hanya sekedar meng-copy toko Anda sebelumnya, dengan suasana yang sama ataupun produk yang sama. Meskipun yang kemarin sukses, namun bukan berarti akan sesuai jika diaplikasikan di toko baru Anda.

Disini Anda harus membuat strategi lokal agar dapat menyesuaikan dengan karakter dan cita rasa lokal, sehingga, nantinya dapat diterima dengan baik. Misalnya: Anda memiliki toko pakaian di Jakarta. Kemudian Anda berencana untuk membuka cabang di Bali yang khas dengan suasana pantai dan musim panas, maka Anda bisa menyesuaikan pakaian yang Anda jual dengan lebih menekankan ke penjualan koleksi musim panas.

Komponen Bisnis

Komponen bisnis disini mencakup proses dan teknologi yang digunakan di toko. Jadi meskipun kamu berkresi dengan strategi lokal, namun kamu juga harus tetap memiliki standarisasi prosedur inti, kebijakan dan teknologi yang digunakan di semua toko.

Mulai dari teknologi yang dipakai, menggunakan perangkat lunak maupun perangkat keras yang sama untuk menjalankan toko akan memudahkan pengelolaan bisnis. Persiapan menjadi lebih sederhana, dan lebih mudah untuk melatih karyawan baru (tidak peduli ke toko mana mereka ditugaskan).

Lebih baik lagi apabila menggunakan teknologi yang memungkinkan semua toko terintegrasi, seperti sistem POS dari HelloBill misalnya. Dimana kamu dapat melihat laporan penjualan dan data inventaris semua toko dalam satu waktu.

[Sistem POS Ritel untuk Bisnis Menengah]

Perluas Melalui Saluran Baru

Kalau kamu tidak tertarik membuka cabang toko baru, maka kamu dapat memperluas bisnismu melalui saluran penjualan lainnya

Lihat opsi berikut ini:

Online Store

Sudah menjadi rahasia umum jika kebanyakan orang masa kini senang berbelanja secara online. Selain (biasanya) harganya lebih rendah, belanja secara online juga lebih praktis dan simpel (tidak perlu keluar rumah dan berjalan ke toko).

Keuntungan untuk toko adalah pelanggan yang berbelanja dapat berasal dari berbagai tempat, bahkan yang jauh sekalipun. Jadi secara tidak langsung mendapat pelanggan yang lebih luas.

Online Marketplace

Banyak pula penjual yang memilih menjual melalui online marketplace, seperti eBay, Amazon, ataupun tokopedia. Banyak orang memang merasa berbelanja di market place lebih mudah dan cepat, belum lagi banyak promo dan pilihan pembayaran (seperti cashback, cicilan, gratis ongkos kirim) yang dirasa lebih menguntungkan.

Kembangkan Produk dan Layanan 

Menambahkan produk baru atau layanan baru juga dapat membantu mengembangkan bisnismu. Cara terbaik melakukannya adalah mencari tahu produk atau layanan terkait apa yang dapat kamu tawarkan. Apakah pelanggan meminta sesuatu secara khusus yang belum Anda miliki? Jika iya, coba pertimbangkan untuk di masukan ke dalam daftar produk atau layanan terbaru.

Contohnya, kamu menjual pakaian untuk ibu hamil namun, seiring berjalannya waktu ada permintaan untuk pakaian anak. Jadi kamu bisa pertimbangan untuk menjual pakaian anak juga.

Contoh lainnya, bisnis yang menjual perabotan rumah tangga namun belum memiliki layanan perakitan, maka bisa menambahkan layanan ini untuk memudahkan pelanggan.

sumber: 9to5mac

[7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Membuka Cabang Toko]

Perluas ke Pasar Lain

Beberapa penjual mengembangkan produk dan layanan mereka hingga merambah ke pasar baru. Namun, untuk yang satu ini kamu butuh riset terlebih dahulu, karena jika tidak dapat merugikan.

Misalnya, kamu menjual fashion khusus wanita, namun kamu berniat untuk memperluas ke pasar lain yaitu menjual fashion untuk pria. Sebelum resmi menjual fashion pria, kamu wajib meneliti terlebih dahulu. Apakah ada permintaan fashion pria di toko Anda? Bagaimanakah tren fashion pria terbaru? Bagaimana outfit yang diinginkan oleh pelanggan pria? dan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Cari jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut dan lakukan penelitian lainnya hingga kamu sudah merasa layak untuk merambah ke pasar lain.

[5 Jenis Customer Experience yang Membuat Pelanggan Datang Kembali]

Pop up Store

Jika kamu berminat memperluas pasar secara geografis, namun belum memiliki cukup modal untuk membangun toko retail yang lengkap, kamu bisa pertimbangkan untuk menyiapkan toko pop up.

Selain membantu meminalkan pengeluaran (penelitian membuktikan toko pop-up akan menghemat 80% dibandingkan membuat toko permanen), toko pop up juga dapat membantu kamu untuk melihat tingkat penjualan dan permintaan di lokasi tersebut. Jika tokomu laku di lokasi tersebut, maka kamu bisa membangun toko permanen di lokasi tersebut nantinya.

sumber: ecwid

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *